Tugu Cempako Telok adalah ikon baru Kota Palembang yang terletak di kawasan Bundaran Air Mancur (BAM), tepat di depan Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramodi titik nol kilometer Kota Palembang.
Tugu ini merupakan hasil revitalisasi Bundaran Air Mancur yang menggabungkan unsur budaya lokal dan religius.
Berikut adalah detail mengenai Tugu Cempako Telok:
Lokasi: Berada di pusat kota, menjadi penanda Titik Nol Kilometer Kota Palembang.
Peresmian: Diresmikan pada Minggu malam, 15 Maret 2026, oleh Pemerintah Kota Palembang bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Bundaran Air Mancur (BAM) Tugu Cempako Telok Palembang Darussalam resmi dihidupkan kembali setelah menjalani revitalisasi besar-besaran.
BAM Tugu Cempako Telok bukan sekadar infrastruktur kota, melainkan simbol peradaban dan identitas masyarakat Palembang.
Ornamen bertuliskan Palembang Darussalam menjadi pengingat sejarah panjang kesultanan Islam yang pernah berjaya di Bumi Sriwijaya.
Kelopak bunga yang menghiasi tugu melambangkan keimanan, kearifan, serta semangat gotong royong, sementara ukiran Asmaul Husna menegaskan nuansa religius yang kental.
Makna Desain: Nama "Cempako Telok" (Bunga Cempaka Telur) melambangkan identitas budaya Palembang. Struktur tugu ini dipadukan dengan sistem air mancur modern dan tata cahaya lampu RGB yang bisa "berjoget" mengikuti musik.
Fungsi: Selain sebagai ikon wisata baru, tugu ini berfungsi sebagai ruang publik bagi masyarakat dan sering menjadi latar foto selfie populer, terutama setelah momen besar seperti Salat Id.
Daya Tarik Malam Hari: Keindahan tugu paling maksimal terlihat pada malam hari karena permainan lampu warna-warni yang mempercantik wajah kota.
Informasi selengkapnya mengenai peresmian dan tampilan tugu ini dapat dilihat melalui portal resmi Pemerintah Kota Palembang

